Pembantu Indonesia dipenjara 2 tahun karena melecehkan bayi berusia 10 bulan

GEORGE TOWN: Seorang pekerja penitipan anak Indonesia yang tertangkap memukuli bayi berusia 10 bulan dalam sebuah rekaman yang menjadi viral, dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh pengadilan sesi di sini hari ini.

Ellis Andreyani, 47, mengaku bersalah atas pelecehan anak di sebuah rumah di flat Taman Utama di Minden Heights, Gelugor, pada November tahun lalu.

Dia didakwa berdasarkan Bagian 31 (1) (a) Undang-Undang Anak 2001, yang membawa denda maksimum RM20.000 atau hukuman penjara maksimum 10 tahun atau keduanya.

 

 

 

Dia saat ini menjalani hukuman penjara enam bulan untuk pelanggaran imigrasi setelah dia ditemukan tanpa dokumen perjalanan yang sah.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Rais Imran Hamid mendesak hakim pengadilan Mazdi Abdul Hamid untuk menjatuhkan hukuman jera.

Mengacu pada rekaman CCTV yang dibagikan secara luas di media sosial selama seminggu terakhir, dia mengatakan hukuman jera akan mencerminkan keseriusan kejahatan dan mengirim pesan kepada publik bahwa tindakan seperti itu tidak dapat diterima.



 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.